Untitled 4

Written by Super User on . Hits: 96

 hawas1

Untuk meningkatkan profesionalitas dan kinerja, pada hari Jumat 29 Mei 2020, Pengadilan Agama Labuan Bajo mengikuti pembinaan dan pengawasan oleh PTA Nusa Tenggara Timur yang bertempat di Teleconference Room PA Labuan Bajo dengan dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera, Sekretaris dan seluruh pegawai baik di Kepaniteraan maupun Kesekretariatan PA Labuan Bajo. Pembinaan dan pengawasan ini juga diikuti oleh PA Ruteng dan PA Bajawa di kantor Pengadilan Agama masing-masing.

Kegiatan pembinaan dan pengawasan secara virtual ini dibuka oleh Wakil Ketua Drs. H. Abdullah, S.H., M.H., kemudian dilanjutkan dengan penyampaian temuan-temuan terkait kinerja selama bulan Januari sampai dengan April 2020 oleh Hakim Pembinaan dan Pengawas Daerah, Panitera, dan Sekretaris. Setelah itu, masing-masing Ketua Pengadilan Agama diminta untuk melaporkan kondisi di satker masing-masing. Ketua Pengadilan Agama Labuan Bajo, Ihyaddin S.Ag., M.H. memberikan laporan pertama mengenai permasalah-permasalah di Pengadilan Agama Labuan Bajo. Dalam laporannya Ketua PA Labuan Bajo menguraikan diantaranya tentang progres penanganan perkara, capaian bidang Kesekretariatan dan Kepaniteraan serta implementasi 11 aplikasi unggulan Badilag. Khusus aplikasi gugatan mandiri, PA Labuan Bajo sudah menerima pendaftaran 1 perkara via aplikasi tersebut. Adapun turunnya peringkat dalam penilaian SIPP secara nasional disebabkan kebanyakan perkara di PA Labuan Bajo adalah perkara kontradiktoir (dihadiri kedua belah pihak) sehingga penyelesaiannya rata-rata 2 (dua) bulan ditambah lagi adanya 21 perkara yang diagendakan dilaksanakan secara terpadu ditunda akibat pandemi Covid-19 sehingga hal tersebut mempengaruhi perolehan poin dalam penilain pada item waktu penyelesaian perkara, adapun minutasi dan upload putusan sudah 100 %. Lebih lanjut Ketua PA Labuan Bajo menyatakan guna mengejar ketertinggalan dan mendongkrak peringkat nilai SIPP tersebut, tim kepaniteraan sedang berupaya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Kepala Desa setempat untuk menjajaki kemungkinan dapat dilaksanakannya kembali sidang diluar gedung dalam perkara Itsbat Nikah.

hawas2

Setelah Ketua PA Labuan Bajo menyampaikan laporannya, dilanjutkan dengan penyampaian laporan oleh Ketua PA Bajawa dan Ketua PA Ruteng. Di tempat yang berbeda, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Timur, Dr. Dra. Hj. Sisva Yetti, S.H., M.H. menyampaikan bahwa semuanya harus selalu mengikuti perkembangan dari Badan Peradilan Agama (Badilag) dengan cara setiap hari membuka sosial media Badilag (termasuk website) dan segera menindaklanjuti temuan-temuan yang ada serta terus meningkatkan profesionalitas dan kinerja dari masing-masing pengadilan agama di NTT ini. (MHA)

Add comment


Security code
Refresh

Tautan Aplikasi

Copyright Pengadilan Agama Labuan Bajo© 2018